Mengenai Saya

Foto saya
You don't need to know who i am or how my personality specification.. This blog contains all about my dailiy activities, my hobbies and interrest, and poems i have made. So, please enjoyed it.

Selasa, 21 Januari 2014

Job part one

ceritanya, sekarang gw udah bekerja.. ceritanya, gw sudah menduga akan begini.. tapi ceritanya, gw ga pernah sekalipun bermimpi atau menduga akan melalui hari-hari kaya gini.. ceritanya, sekarang gw menemukan hal baru yang bisa gw katakan "asing" yang tak pernah terpikirkan.

ceritanya, sekarang gw bekerja sebagai salah seorang pegawai bank. masuk divisi yang tiga bulan gw disini tetep ga bisa gw dalami. ceritanya, disini gw harus belajar..
entah apa yang akan gw tulis beberapa bulan kedepan.. entah apa yang akan gw lakukan ketika gw kembali membaca postingan gw kali ini.

ceritanya gw bekerja di bank di bagian bisnis. jujur, divisi ini keren. gw menemukan orang-orang multitalent dan ajaib disini. ceritanya gw merasa teramat asing dengan mereka. sudah merasa asing, merasa terasingkan pula.. ceritanya hingga sekarang gw tetap tidak mengerti apa yang harus dipelajari atau lakukan. Ceritanya, gw kurang tau tugas gw apa.. ceritanya, gw ga berani bikin terobosan dengan karakter orang-orang seperti mereka (minder).. ceritanya, gw ga bisa nuntut apa-apa karena gw ga bisa apa-apa.. fine......

ceritanya, disini gw menemukan orang-orang baik yang lain dengan definisi baik gw biasanya.. tapi tetap saja, ini benar-benar diluar habitat saya.

let's see.. apa yang akan terjadi beberapa bulan kemudian.
God bless.

Rabu, 20 Februari 2013

Berpikir terlalu dalam

dalam menjalani kehidupan, sebagian orang berkata kita harus memperdulikan sekitar. Entah itu sesama kita atau pun lingkungan.
dalam menjalani kehidupan, sebagian orang berkata kita harus kuat, sabar, dan tangguh dalam menghadapi segala kenyataan yang ada.
Kita juga harus berjiwa besar, dan jujur dalam menjalani kehidupan,

apa semua kata-kata itu salah? saya rasa semua benar.
yang salah itu saya, saya yang menaruh semua itu dalam pikiran saya yang terdalam.

dengan memperdulikan, saya memperhatikan orang-orang dengan menerka apa yang mereka inginkan, setelah ini akan melakukan apa, bagaimana pola pikirnya, sifat, dan kebiasaan orang,,dan saya mulai menerka apa-apa saja yang ada dipikiran mereka.. Dengan menerka, saya merasa dapat memperhitungkan masa depan, masa yang akan terjadi selanjutnya.

dengan kata kuat, sabar, dan tangguh, saya memutarbalikkan kenyataan yang ada. Menganggap semua tidak terjadi dengan atas nama "kuat", mengacuhkan segalanya dengan atas nama "sabar", dan menganggap semua biasa saja dengan atas nama "tangguh", itu kah? Saya menjadi sosok yang tidak merasa sakit. Karna saya takut akan tangisan, saya benci air mata..dan saya tidak sanggup melawannya.

dengan jiwa besar saya mengampuni diri saya sendiri, mengampuni orang lain yang membuat hati ini hancur atau yang berbuat salah. Jiwa besar yang menganggap lupa sebagai suatu pengampunan. Jiwa besar yang menganggap menerima kesalahan sebagai suatu pengampunan. Dan diatas itu ada kejujuran, kejujuran yang merisaukan hati saya. Benarkah semua yang telah saya perbuat???

Sabtu, 31 Maret 2012

Maaf untuk dirinya

Entah apa keterikatan diantara kita, yang membuat aku terkait denganmu
Berada didekatmu timbul perasaan yang aku tak mengerti
sebuah rasa yang tidak dapat kujelaskan, mungkin seperti nyaman
didekatmu, rasanya kita sanggup mengarungi apa saja. Kau bagai partner yang kuat.
Untukmu, egoku begitu mudah luruh
Segala tentangmu, membuat seisi hatiku ricuh.

Tapi ku tak menyukaimu..aku tak mencintaimu.. Perasaanku sudah tak sama dengan yang dulu lagi.
Bukan karna perbedaan, tapi hanya karna kamu.
Sulit kuakui untuk tidak berharap memilikimu
Untuk tidak menyukaimu
Untuk tidak berpikir tentangmu
Dan kini aku bisa.....
Aku bisa menaruhmu di baris terakhir kehidupannku

Namun perasaan itu tetap muncul... rasa itu tetap ada..
Mengapa.....

Maaf,aku tak bermaksud kasar atau jahat kepadamu.. tp kurasa ini sudah cukup.
Karnamu, aku sudah berhasil berhenti menyukaimu
Jadi maaf, aku hanya butuh untuk mengusir rasa yang tak kumengerti itu saat bersamamu
Maaf, dan hanya maaf..